KAJIAN EPISTEMOLOGI SAINS & FISIKA TERMODINAMIKA MATERIAL Batas Akhir Penanggalan Radiometrik dan Informasi Fisik: Analisis Termodinamika Penghapusan Jejak Peleburan Alamiah A Critique on the Epistemological Limits of Isotopic Dating in Cyclic Cosmic Systems Drs. P. K. Alam & Tim Peneliti Epistemologi Fisika Dipublikasikan dalam Draf Kajian Terbuka Fisika Murni dan Filsafat Sains

BATAS AKHIR PENANGGALAN RADIOMETRIK DAN INFORMASI FISIK: ANALISIS TERMODINAMIKA PENGHAPUSAN JEJAK PELEBURAN ALAMIAH (A Critique on the Epistemological Limits of Isotopic Dating in Cyclic Cosmic Systems) ABSTRAK Penanggalan radiometrik acap kali ditafsirkan oleh publik secara keliru sebagai alat ukur "usia absolut dari suatu materi". Penelitian ini membedah batas epistemologis penanggalan atom berdasarkan prinsip termodinamika material dan mekanika kuantum. Melalui analisis fasa pembekuan terakhir ( last cooling event ) dan prinsip penghapusan informasi ( Landauer's Principle ), makalah ini membuktikan secara fisik bahwa setiap peristiwa peleburan total ( total remelting ) bertindak sebagai tombol reset mutlak bagi struktur kristal dan rasio isotop peluruhan. Sebagai konsekuensinya, berapa kali suatu materi telah dibuat, dilebur, dan dicetak ulang di alam semesta merupakan variabel fisik yang tidak akan pernah dapat diketahui atau dihitung oleh instrumen sains apa pun. Kat...

PENGARUH PROGRAM PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KARYAWAN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PRIMA DI BADAN PENGELOLA OBYEK WISATA TANAH LOT


A. Pendahuluan
Pentingnya program pelatihan dan pengembangan akhirnya menjadi sebuah keharusan dan kebutuhan bagi perusahaan yang ingin meningkatkan kemampuan, pengetahuan dan pengalaman karyawannya di semua level organisasi. Perusahaan haruslah mampu mengidentifikasi kebutuhan organisasi, individu, model dan jenis pelatihan dan pengembangan serta departemen/level yang akan dilatih agar dapat disesuaikan dengan tujuan yang ingin dicapai sehingga membuka peluang terjadinya alih ketrampilan, pengetahuan dan pengalaman untuk pekerjaan yang lebih baik di masa depan. Pelatihan (training) bisa diartikan sebagai setiap aktivitas formal dan informal yang memberikan kontribusi terhadap perbaikan dan peningkatan tingkat pengetahuan, keterampilan dan sikap karyawan. Pelatihan sebenarnya melibatkan lebih dari sekedar pembelajaran. Pelatihan mencakup pembelajaran untuk melakukan sesuatu dan jika itu berhasil, maka hasilnya terlihat dalam melakukan sesuatu secara berbeda. (Suryana, 2006).
B. Identifikasi dan Perumusan Masalah
1. Identifikasi Masalah
Permasalahan dapat diidentifikasikan sebagai kesenjangan antara fakta dengan harapan, antara kecenderungan perkembangan dengan keinginan pengembangan, antara kenyataan dengan ide. Hadi (1986, 3) mengidentifikasikan permasalahan sebagai perwujudan “ketiadaan, kelangkaan, ketimpangan, ketertinggalan, kejanggalan, ketidakserasian, kemerosotan dan semacamnya”.
Berdasarkan latar belakang di atas, penulis mengidentifikasikan masalah yaitu : Apakah pelatihan dan pengembangan karyawan, di Obyek dan daya tarik wisata tanah lot mempengaruhi kualitas pelayanan yang diberikan kepada wisatawan.

2. Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian di atas dirumuskan masalah sebagai berikut :
a. Apakah program pelatihan karyawan mempengaruhi kualitas pelayanan di Obyek dan daya tarik wisata tanah lot ?
b. Apakah program pengembangan karyawan berpengaruh terhadap kualitas pelayanan di Obyek dan Daya Tarik Wisata Tanah Lot ?

C. Tujuan Penelitian
1. Tujuan Umum
Untuk mengetahui persepsi karyawan perihal pengaruh program pelatihan dan pengembangan karyawan terhadap kualitas pelayanan di Obyek dan daya tarik wisata tanah lot.
2. Tujuan Khusus
Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk :
a. mengetahui pengaruh program pelatihan karyawan terhadap kualitas pelayanan prima pada di Obyek dan Daya Tarik Wisata Tanah Lot; dan
b. mengetahui pengaruh program pengembangan karyawan terhadap kualitas pelayanan prima.

D. Kegunaan Penelitian
Dari penelitian yang dilakukan diharapkan dapat diperoleh manfaat dan kegunaan penelitian sebagai berikut :
a. Sebagai masukan bagi perusahaan tentang pengaruh pelaksanaan program pelatihan dan pengembangan karyawan terhadap kualitas pelayanan prima sehingga dapat menjadi pertimbangan bagi pelaksanaan program selanjutnya.
b. Sebagai informasi dan wawasan baru kepada dunia akademis sehingga dapat dijadikan bahan referensi untuk penelitian selanjutnya

Postingan populer dari blog ini

SISTEM PENGENDALIAN INTERN DALAM MANAJEMEN OPERASIONAL UNTUK MENCAPAI EFISIENSI DAN EFEKTIFITAS Oleh I Made Nuarta

RESUME USULAN DESA PAKRAMAN BERABAN TENTANG PENGELOLAAN DAYA TARIK WISATA TANAH LOT

SPIRITUAL DI TEMPAT KERJA