Mitos Tabrakan Kosmik: Mengapa Tata Surya Adalah Jaringan Sungai Ruang-Waktu, Bukan Arena Bola Biliar
Sebuah rekonstruksi mekanika pembentukan planet berdasarkan dinamika fluida, rasio massa 99,86%, dan kelengkungan ruang-waktu Einstein. Selama puluhan tahun, astronomi populer menjejaki kita dengan narasi katastrofis: Bulan terbentuk akibat benturan dahsyat planet hipotetis bernama Theia , sumbu Bumi miring karena dihantam objek raksasa, dan Venus berputar terbalik akibat kecelakaan kosmik di masa muda Tata Surya. Narasi ini terkesan dramatis, namun jika diteliti menggunakan kacamata fisika murni, Giant Impact Hypothesis justru rapuh dan penuh dengan pemisalan yang dipaksakan ( ad hoc ). Jika kita menerapkan prinsip Occam’s Razor —bahwa penjelasan paling sederhana dengan asumsi paling sedikit adalah yang paling mendekati kebenaran—alam semesta sebenarnya tidak bekerja lewat kecelakaan acak. Tata Surya kita adalah sebuah sistem dinamika aliran fluida ruang-waktu yang sangat terorganisir. 1. Angka Mati $99,86\%$ : Matematika Massa yang Mematahkan Teori Tabrakan Fondasi paling mendasar ...